Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2020

Sejarah kedatangan batak toba ke tanah alas.

Su mber dari:  kutacaneku.blogspot.com SEJARAH KEDATANGAN ORANG BATAK TOBA KE TANAH  Sejarah kedatangan suku bangsa Batak Toba ke Tanah Alas ini dikutip dari buku “Migran Batak Toba di Luar Tapanuli Utara: Sebuah Deskripsi” (OHS. Purba dan Elvis F. Purba: 1998, 141-162). Pembukaan jalan dari Sidikalang ke Tanah Alas (1909-1914) menjadi sumber informasi bagi orang Batak Toba yang datang di kemudian hari. Informasi itu berasal dari para pekerja yang dibawa oleh Kolonial Belanda dari Samosir. Frederich Sibarani dari Laguboti dan kawan-kawannya bekerja dalam bidang pembangunan jembatan di dalam wilayah Keujeuruen/Kerajaan Bambel. Tahun 1918 F. Sibarani dan keluarganya akhirnya menetap di Titi Panjang, Kute Prapat Hilir, Keujeuruen Batumbulan, di sana ia membuka usaha pertukangan. Kemudian hari, keluarga ini menjadi tempat penampungan sementara bagi pendatang baru dari Tapanuli. Pionir Batak Toba tinggal di Keujeuruen Batumbulan...

Sejarah Suku Alas Dan Marganya (copas)

Sumber dari blog lama: kutacaneku.blogspot.com SEJARAH SUKU ALAS DAN MARGA-NYA Ukhang Alas atau khang Alas atau Kalak Alas telah bermukim di lembah Alas, jauh sebelum Pemerintah Kolonial Belanda masuk ke Indonesia dimana keadaan penduduk lembah Alas telah diabadikan dalam sebuah buku yang dikarang oleh seorang bangsa Belanda bernama Radermacher (1781:8), bila dilihat dari catatan sejarah masuknya Islam ke Tanah Alas, pada tahun 1325 (Effendy, 1960:26) maka jelas penduduk ini sudah ada walaupun masih bersifat nomaden dengan menganut kepercayaan animisme. Nama Alas diperuntukan bagi seorang atau kelompok etnis, sedangkan daerah Alas disebut dengan kata Tanoh Alas. Menurut Kreemer (1922:64) kata "Alas" berasal dari nama seorang kepala etnis (cucu dari Raja Lambing), beliau bermukim di desa paling tua di Tanoh Alas yaitu Desa Batu Mbulan. Menurut Iwabuchi (1994:10) Raja yang pertama kali bermukim di Tanoh Alas adalah terdapat di Desa Batumbulan yang dikenal dengan nama RAJA LAMBI...

Asal usul marga padang jambu dan padang BTH

 ASAL MUASAL MARGA PADANG ANAK NI SUHUT NIHUTA anak dari omputuan situmorang suhut nihuta pergi merantau ke tanah pakpak dairi dan sesampai di tanah dairi tanpa bermodalkan apa2 , kebetulan ada sayembara yang dilakukan oleh raja dairi barang siapa yang dapat memanjat pohon kelapa yang sangat tinggi dan licin tersebut akan menjadi menantunya . Banyak peserta yang gagal sebab siraja dairi tidak h anya membuat licin pohon tersebut tetapi juga memakai sedikit ilmu dalam dan akhirnya tiba lah giliran suhut nihuta , lalu dengan mengikatkan padang2 dikaki nya dia berusaha keras memanjat pohon kelapa yang diminta oleh raja tersebut dan akhirnya berhasil sampai kepuncak karena ompu suhutni huta juga memiliki sedikit ilmu kebatinan , dan akhirnya sahlah dia menjadi menantu darI raja , tersebut dan dia menikahi putri raja tersebut . Setelah itu mengandunglah istri ompu suhut ni huat dan , antara ompu suhut nihuta memiliki sedikit masalh keluarga dgn raja maka , diusir lah...

Kisah ni si ucok, Salawar namarikat pinggang nasian bayon uju marliturgi digareja.

On ma pengalaman ni si Ucok tikki ari pesta/natal . Molo jumpang songonon bulan dua bolas, dimasa Ni Natal pintor terbayang do SI ucok tikki kalas 4 SD, uju dihuta hatubuanna.  Sebelum dapot malam Natal Tgl 25 Desember, maronan ma inongkon di boan ma kopi saotik songon tiga-tigana, laho manuhor baju Natalhu (inna rohakku). - Aupe attong hu paburju nakarejo i, mamahan babi, manussi piring, manapu alaman dohot palobuhon manuk. . Tuhoron ni inong do ra annon dohot sipatukku ninna rohangku, sambil hu hapal-hapal liturgi kon sasahali. - Jempet hata dohonon mulak ma inongkon sian onan, pintor husukkun ma inongkon Ucok: " warna na ahado di Tuhor ho inong bajukki ?" Inong : " Ee...siappudan hu on nian tahe bah ,so adong hu tuhor manang na aha amang !, holan timbaho pulos-pulos ni among mu do ni, miak lampu, dohot gulamo si bollang mata, so sadia tuhorni koppitta i. sabbil tarilu-ilu hubereng inongon au pe laos lungun rohakku. - Dang sadia leleng roma angka dongan, mangajak au la...

Nian, adalah monster pemakan manusia (legenda cina kuno)

Legenda mengatakan bahwa pada jaman dahulu dunia dipenuhi dengan binatang-binatang buas dan berbahaya. Diantara mereka terdapat sebuah monster yang sangat besar, Nian. Nian mempunyai kebiasaan memulai makan manusia tepat pada malam tahun baru. Nian mempunyai mulut yang sangat besar yang dapat menelan banyak orang sekaligus dalam sekali lahap, sehingga tidak heran jika penduduk menjadi amat takut kepadanya. Pada suatu hari, ada seorang tua yang datang untuk menolong mereka. Beliau menawarkan diri untuk menaklukkan sang monster Nian. Walaupun setengah percaya, penduduk setuju. Maka orang tua itu pun mencari Nian. Pada saat bertemu Nian, Nian masih terlelap tidur, orang tua itu berteriak, “Nian bangun! Saat ini adalah malam tahun baru. Bangun!” Mendengar teriakan itu, Nian pun bangun. “Jadilah baik dan buang sifat jahatmu. Hentikan kebiasaanmu memakan manusia”, kata orang tua itu. “Ha, ha, ha. Hai orang tua, kamu telah menghantarkan dirimu. Tidakkah kamu takut aku akan ...